Selasa, 06 September 2011

Rangka

Rangka merupakan alat gerak pasif. Rangka manusia dewasa terdiri dari kira-kira 206 tulang. Terdiri dari 3 yaitu:
  • Rangka tengkorak/kepala
  • Rangka badan
  • Rangka anggota gerak
  1. Fungsi Rangka
    1. Penegak dan pemberi bentuk tubuh
    2. Pelindung organ dalam
    3. Tempat pembentukan sel darah merah
    4. Tempat melekatnya otot (perlu diketahui tanpa rangka otot hanya seperti onggokan daging)
  2. Jenis-jenis tulang
    1. Kartilago/tulang rawan
      Ada 3 jenis kartilago yaitu:
      1. Hialin (putih/transparan)
      2. Elastis (kekuningan)
      3. Fibrosa (gelap)
        beberapa kartilago mengalami osifikasi (pengerasan tulang)
    2. Osteon/tulang keras
      Ada 3 jenis osteon yaitu:
      1. Tulang pipa
      2. Tulang pipih
      3. Tulang pendek
Rangka tengkorak/kepala

Bentuknya pipih dan saling berhubungan membentuk rongga. Fungsinya melindungi otak.
Rangka kepala terdiri dari:

Bagian kepala (os.cranium)
  1. tulang dahi (os.frontale)
  2. tulang ubun-ubun (os.parietale)
  3. tulang kepala belakang (os.occipitale)
  4. tulang baji (os.sphenoidale)
  5. tulang pelipis (os.temporale)
  6. tulang tapis (os.ethmoidale)
Bagian muka/wajah (os.splanchocranium)

  1. tulang rahang atas (os.maxilla)
  2. tulang rahang bawah (os.mandibula)
  3. tulang pipi (os.zygomaticum)
  4. tulang langit-langit (os.pallatum)
  5. tulang hidung (os.nasale)
  6. tulang mata (os.laximale)
  7. tulang lidah (os.hyoideum)
  8. tulang air mata (os.lacrimale)
  9. tulang rongga mata (os.orbitale)





Rangka badan
Rangka badan adalah kelompok tulang penyusun badan yaitu tulang belakang, tulang rusuk, tulang dada, tulang gelang panggul, tulang gelang bahu.


Ruas tulang belakang (os.vertebrae)

  1. 7 ruas tulang leher (os.vertebrae cervicale)
  2. 12 ruas tulang punggung (os.vertebrae thoracalis)
  3. 5 ruas tulang pinggang (os.vertebrae lumbalis)
  4. 5 ruas tulang kelangkang (os.vertebrae cacrum)
  5. 4 ruas tulang ekor (os.vetebrae cocigeus)

Tulang dada (os.sternum)

  1. Tulang hulu (os.manubrium sterni)
  2. Tulang badan (os.corpus sterni)
  3. Taju pedang (os.proccesus xyphoideus)

Tulang rusuk (os.costae)

  1. 7 pasang tulang rusuk sejati (os.costae vera)
  2. 3 pasang tulang rusuk palsu (os.costae sporia)
  3. 2 pasang tulang rusuk melayang (os.costae fluctuantes)

Tulang gelang bahu

  1. tulang belikat (os.scavula)
  2. tulang selangka (os.clavicula)



Tulang gelang panggul (os.pelvis verilis)

  1. tulang duduk (os.ichium)
  2. tulang kemaluan (os.pubis)
  3. tulang pinggul (os.pelvis)

Rangka anggota gerak

Rangka anggota gerak meliputi anggota gerak atas(tangan) dan anggota gerak bawah(kaki)
Rangka anggota gerak terdiri dari:

Tulang lengan (os.extremitas anterior)


  1. tulang lengan atas (os.humerus)
  2. tulang hasta (os.ulna)
  3. tulang pengumpil (os.radius)
  4. 2 X 8 tulang pergelangan tangan (os.carpal)
  5. 2 X 5 tulang telapak tangan (os.meta carpal)
  6. 2 X 5 tulang jari tangan (os.phalanges manus)
  7. 2 X 14 ruas tulang jari tangan (os.digiti phalanges manus)


Tulang tungkai (os.extremitas posterior)



  1. tulang paha (os.femur)
  2. tulang tempurung lutut (os.patella)
  3. tulang kering (os.tibia)
  4. tulang betis (os.fibula)
  5. tulang tumit (os.calcaneus)
  6. 2 X 7 tulang pergelangan kaki (os.tarsal)
  7. 2 X 5 tulang telapak kaki (os.meta tarsal)
  8. 2 X 5 tulang jari kaki (os.phalanges pedis)
  9. 2 X 14 ruas tulang jari kaki (os.digiti phalanges pedis)



Alat gerak pasif
Rangka atau alat gerak pasif dihubungkan oleh sendi.
Ada 3 jenis sendi yaitu:
  1. Sendi mati
    Sendi mati tidak dapat digerakkan
    Terdapat pada tulang tengkorak & tulang gelang panggul
  2. Sendi kaku
    Sendi kaku adalah sendi yang gerakannya terbatas
    Terdapat pada ruas tulang belakang dan hubungan tulang dada dengan tulang rusuk
  3. Sendi gerak
    Sendi gerak adalah sendi yang gerakannya leluasa
    Ada 4 jenis sendi gerak yaitu:
    1. Sendi peluru
      Sendi yang dapat bergerak ke segala arah dgn leluasa
    2. Sendi pelana
      Sendi yang berbentuk seperti pelana
    3. Sendi engsel
      Sendi yg bergerak ke 1 arah dgn leluasa
    4. Sendi putar
      Sendi yg memungkinkan tulang satu memutari tulang lain
Beberapa kelainan pada alat gerak pasif yaitu:
  1. Fisura/keretakan tulang
  2. Fraktura/patah tulang(fraktura terbuka,fraktura tertutup)
  3. Polio
  4. Rakhitis
  5. Osteoporosis
  6. Layu semu
  7. Kifosis
  8. Lordosis
  9. Skoliosis
  10. Arthritis/rematik
  11. Ankilosis
  12. Dislokasi
  13. Mikrosefalus








Dari kiri ke kanan:otot polos, otot lurik, otot jantung
Otot
Otot adalah sebuah jaringan dalam tubuh dengan kontraksi sebagai tugas utama. Otot diklasifikasikan menjadi tiga jenis yaitu otot lurik, otot polos dan otot jantung. Otot menyebabkan pergerakan suatu organisme maupun pergerakan dari organ dalam organisme tersebut.
Ada 3 macam otot yaitu:
  1. Otot polos->pada organ dalam,tidak sadar, satu inti di tengah,berbentuk seperti gelendong
    kerjanya lambat,teratur,tidak cepat lelah
  2. Otot lurik->pada rangka,sadar,banyak inti di tepi,berbentuk seperti lurik
    kerjanya cepat,tidak teratur,cepat lelah
  3. Otot jantung->pada jantung,tidak sadar,banyak inti di tengah,bercabang
    kerjanya lambat,teratur, tidak cepat lelah
Cara kerja otot:
  1. Antagonis(berlawanan)
    2 (atau lebih)otot berkontraksi dan berelaksasi pada saat yg berbeda
  2. Sinergis(bekerjasama)
    2 (atau lebih)otot berkontraksi dan berelaksasi pada saat yg bersamaan
Kelainan pada otot:
  1. Kelelahan Otot
    Kelelahan otot adalah suatu keadaan di mana otot tidak mampu lagi melakukan kontraksi sehingga mengakibatkan terjadinya kram otot atau kejang-kejang otot.
  2. Astrofi Otot
    Astrofi otot adalah penurunan fungsi otot akibat dari otot yang menjadi kecil dan kehilangan fungsi kontraksi. Biasanya disebabkan oleh penyakit poliomielitis.
  3. Distrofi Otot
    Distrofi otot adalah suatu kelainan otot yang biasanya terjadi pada anak-anak karena adanya penyakit kronis atau cacat bawaan sejak lahir.
  4. Kaku Leher / Leher Kaku / Stiff
    Kaku leher adalah suatu kelainan yang terjadi karena otot yang radang / peradangan otot trapesius leher karena salah gerakan atau adanya hentakan pada leher serta menyebabkan rasa nyeri dan kaku pada leher seseorang.
  5. Hipotrofit Otot
    Hipotrofit otot adalah suatu jenis kelainan pada otot yang menyebabkan otot menjadi lebih besar dan tampak kuat disebabkan karena aktivitas otot yang berlebihan yang umumnya karena kerja dan olahraga berlebih.
  6. Hernis Abdominal
    Hernis abdominal adalah kelainan pada dinding otot perut yang mengakibatkan penyakit hernia atau turun berok, yaitu penurunan usus yang masuk ke dalam rongga perut.

1 komentar: